Teknik Pemasangan Geomembran/ Geoisolator

Alat dan Bahan

Peralatan yang perlu disiapkan yaitu cangkul, gunting, pisau, gergaji, tang, staples, kayu/ bambu, palu, paku, dan geomembran/ geoisolator.

 

Pemasangan Geomembran/ Geoisolator

A. Persiapan Lahan

  • Tanah pada meja kristalisasi harus dalam keadaan rata
  • Kondisi permukaan tanah harus kering dan tidak ada material lain seperti batu
  • Ukuran meja kristalisasi diusahakan seragam dan presisi

B. Pengukuran Meja Kristalisasi

  • Pastikan ukuran panjang dan lebar meja kristalisasi sesuai dengan kebutuhan geomembran/ geoisolator
  • Pemasangan tanda dan tali pada posisi tengah meja sebagai tanda posisi galian lipatan
  • Disarankan panjang meja kristalisasi disesuaikan dengan panjang geomembran/ geoisolator

C. Pengangkutan Geomembran/ Geoisolator

  • Tidak boleh menarik/ menggeser geomembran/ geoisolator agar tidak robek
  • Pengangkutan sebaiknya dipikul oleh 2 orang

D. Pembuatan Parit atau Celah

  • Memastikan posisi garis tengah pada meja kristalisasi dengan meteran
  • Memasang tali penanda dan dibentangkan sepanjang meja kristalisasi
  • Membuat celah tanah dengan kedalaman 5-10 cm dan lebar 5 cm, lurus mengikuti tali penanda
  • Menempatkan tanah bekas galian tepat pada sisi sepanjang galian

E. Menanam Lipatan ke Dalam Tanah

  • Mengatur posisi sambungan 2 lembar plastik yang sudah selesai di staples tepat di celah tanah
  • Memasukkan lipatan plastik ke dalam parit/ celah tanah
  • Memasukkan kembali tanah bekas galian untuk menimbun lipatan plastik
  • Pemadatan tanah timbunan dengan cara memukul-mukul dengan kayu yang dicelupkan air
  • Upayakan plastik tidak terpukul dengan kayu
  • Pemadatan dilakukan sepanjang plastik hingga ujung meja kristalisasi

F. Membuka Lembaran Geomembran/ Geoisolator

  • Membersihkan meja kristalisasi dari sampah dan material lain
  • Jika telah bersih maka lembaran plastik bisa mulai di buka
  • Merapikan tonjolan tanah bekas timbunan dengan cara menginjak – injak dengan kaki
  • Merapikan seluruh permukaan plastik dari setiap sudut tarikan agar tidak terjadi lipatan

G. Pembersihan Meja Kristalisasi

  • Meja kristalisasi dibersihkan dengan cara disapu dan kemudian di pel untuk membersihkan debu atau kotoran
  • Mengontrol dan merapikan seluruh permukaan plastik yang sudah terhampar di atas meja kristalisasi

H. Pemasangan Pipa dan Air Tua

  • Memasang pipa ukuran 2” sepanjang 30-50 cm untuk mengalirkan air tua ke dalam meja kristalisasi
  • Disarankan untuk memasang filter pada saluran air
  • Pengaliran air tua ke dalam meja kristalisasi sebaiknya bertahap 2-3 hari setebal 2 cm dan dilanjutkan sampai ketebalan 4-6 cm
  • Air tua yang ideal untuk dimasukkan ke dalam meja kristalisasi adalah 200Be
  • Panen garam dapat dilakukan mulai hari ke-7 setelah air tua di masukkan ke dalam meja kristalisasi

 

Sumber : Kharisma Firdaus L, S.Kel (PPB Kab. Pati)

Share