Nila Sultana

Ikan Nila Sultana (Seleksi unggUL selabinTANA) adalah ikan hasil program seleksi famili yang dilakukan oleh Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi sejak tahun 2005 hingga 2010. Sumber genetik yang digunakan dalam program seleksi tersebut antara lain Nila hasil persilangan antara nila Taiwan dan G6, Nila Citralada asal BBPBAT Sukabumi, GIFT G3 asal Cangkringan Yogyakarta, Nila Putih asal Sleman Yogyakarta, Nila JICA asal BBAT Jambi, Nila GIFT G6 asal BPBI Wonoyoso, Nila GET G6 asal BPBI Wonoyoso, Nila GIFT G3 asal BPBI Wonoyoso, Nila GIFT G3 keturunan II dan III asal BBPBAT Sukabumi.

Karakter reproduksi pada ikan nila sultana ini antara lain Diameter Telur 2,84±0,15 mm; Ratio Bobot Gonad dibanding Bobot Tubuh 2,38±2,70 %; dan Produksi Larva 3.081±539 ekor/kg bobot induk. Sedangkan Karakter Morfometrik dan Meristik ikan nila sultana antara lain Bobot Badan 146,90±19,84 gram; Panjang Total 20,48±0,80 cm; Panjang Standart 17,08±0,87 cm; Panjang Kepala 5,57±0,25 cm; Jarak Sirip Anal ke Ujung Mulut 11,58±0,53 cm; Tinggi Batang Ekor 2,38±0,11 cm; Tinggi Badan 6,80±0,33 cm; Ratio Panjang Standart/Tinggi Badan 2,51±0,11; Jumlah Sirip Punggung XVI-XVII,12-14; Jumlah Sirip Dada 13-14; Jumlah Sirip Perut 1,5; Jumlah Sirip Anal III,9-10; Jumlah Sirip Ekor 2,16-18; Warna Tubuh Abu-abu kehitaman; Warna Bagian Bawah Tutup Insang Merah kehitaman dan putih kehitaman; Jumlah Sisik Gurat Sisi Depan 22-23;  Jumlah Sisik Gurat Sisi Belakang 13-16; Jumlah Garis tegak Pada Tubuh 8-11; Jumlah Garis tegak Pada Ekor 6-8; Bobot Karkas 45,13±8,80 gram; dan Persentase Karkas 30,41±2,94 %.

Ikan nila Sultana merupakan perkawinan silang dari 10 “strain” ikan nila yang ada di IndonesiaNila Sultana dikembangkan Balai Besar Pengembangan Budi Daya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi sejak 2001 lalu. Varietas nila ini mendapat pengakuan dari KKP dengan keluarnya Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP.28/MEN/2012 tentang Pelepasan Ikan Nila Sultana pada 7 Juni 2012.

Dalam pembesaran ikan nila Sultana ini, sangat cocok dibudidayakan monoseks, yang tujuannya agar kandungan gizi dari pakan yang diberikan terserap seutuhnya kepada tubuh ikan tersebut, karena tidak digunakan untuk kawin. Selain itu ikan nila ini sangat cocok disilangkan dengan ikan nila gesit.

Hasil dari perkawinan tersebut menghasilkan benih ikan yang sangat baik dan pertumbuhannya lebih cepat sampai 40 persen, biasanya ikan nila di panen pada size 4 atau 1 kg berisi empat ikan nila selama tiga bulan, tetapi Nila Sultana untuk mencapai bobot tubuh tersebut hanya di bawah tiga bulan.

Budidaya ikan nila Sultana relatif mudah dilakukan di lingkungan rumah seperti pekarangan. Selain berguna untuk mendukung perekonomian keluarga dan memenuhi kebutuhan protein hewani bagi keluarga, memelihara ikan nila juga bisa berguna sebagai kesenangan yang bisa mengurangi ketegangan stress setelah melakukan tugas rutin sehari-hari.

Pemeliharaan ikan nila, terutama pembesarannya tidak sesulit yang dibayangkan orang. Pembesaran ikan nila tidak harus membutuhkan lahan yang luas dan air yang melimpah, di pekarangan yang relatif sempitpun, bahkan dalam drum kita bisa membudidayakannya.

Sumber Bacaan :

  1. Cyber Extension Pusluhdaya KP
  2. http://www.suryajagad.net/2015/02/nila-sultana-dibawah-tiga-bulan-panen.html

Share