Nila Srikandi

Nila Srikandi merupakan persilangan antara Nila Hitam (Oreochromis niloticus) dan Nila Biru (Oreochromis aureus). Nila Srikandi dapat dibudidayakan di daerah pesisir yang berupa tambak idle. Nila Srikandi memiliki keunggulan yaitu Tahan Salinitas Tinggi (10-30 ppt) (SR+ 80 %), Pertumbuhan Baik dan Cepat (3 bln size 4), Tahan Penyakit, Protein lebih tinggi (17,06 % > nila lokal), Asam lemak omega 3 & 6 tinggi, dan Kelangsungan Hidup Tinggi. Varietas ini dilepaskan berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. KEP>09/ MEN/ 2012.

n

Kualitas air yang ideal untuk Nila Srikandi yaitu Suhu 27-32 derajat celcius, DO > 3 mg/L, pH 6,5-9, Nitrit < 0,5 mg/L, Amoniak < 0,1 mg/L, dan Salinitas 10-30 ppt. Fluktuasi salinitas > 5 ppt secara tiba – tiba akibat hujan dapat mengganggu kesehatan ikan.

n

Peningkatan produksi ikan nila secara signifikan dapat diraih dengan memanfaatkan benih unggul serta mengoptimalkan lahan budidaya termasuk lahan sub-optimal di sepanjang pesisir. Ikan nila Srikandi dirakit dengan tujuan untuk dijadikan komoditas alternatif di kawasan tambak yang pemanfaatannya kurang optimal serta kawasan
nyang mengalami perendaman akibat pasang laut permanen seperti yang terjadi di sepanjang pesisir pantai utara Pulau Jawa.

n

Ikan nila Srikandi merupakan ikan nila unggul hasil pemuliaan di Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) melalui program hibridisasi. Ikan nila Srikandi telah menjalani serangkaian evaluasi meliputi ketahanan salinitas, performa pertumbuhan, ketahanan penyakit dan lingkungan, pengujian proksimat, molekuler, karakter dan kualitas daging,
nmorfometrik dan meristik, karakter reproduksi dan sebagainya. Ikan nila Srikandi mempunyai performa pertumbuhan terbaik pada salinitas + 30 ppt.

n

<img class=

Share